Peran Modal Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata Kampung Batik Giriloyo

Penulis

  • Fina Sal Sabela Pendiidkan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri, Indonesia
  • Maftuhatun Nikmah Pendiidkan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri, Indonesia
  • Agustina Tri Wijayanti Pendiidkan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri, Indonesia
  • Rusyda Nasyita Rahman Pendiidkan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jishi.396

Kata Kunci:

Desa Wisata, Kampung Batik Giriloyo, Modal Sosial, Pemberdayaan Masyarakat

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana modal sosial berperan dalam pengembangan Desa Wisata Kampung Batik Giriloyo sebagai sentra batik tulis dan kawasan wisata berbasis kerajinan. Masalah difokuskan pada bentuk modal sosial yang muncul dalam komunitas, perannya terhadap keberlanjutan desa wisata, serta tantangan yang dihadapi masyarakat dalam menjaga tradisi batik di tengah perubahan ekonomi dan sosial. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari konsep modal sosial yang meliputi kepercayaan, jaringan sosial, norma, dan kerja sama komunitas. Data-data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pengelola desa wisata, observasi lapangan, serta studi literatur yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa modal sosial menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelangsungan produksi batik, memperkuat solidaritas antar-pengrajin, serta mendukung aktivitas wisata edukatif. Selain itu, modal sosial membantu masyarakat menghadapi tantangan seperti regenerasi, adaptasi digital, persaingan pasar, dan dampak pandemi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penguatan modal sosial penting untuk memastikan keberlanjutan budaya dan ekonomi Desa Wisata Giriloyo. Dan dalam penelitian ini menawarkan perspektif baru dengan menunjukkan bahwa modal sosial tidak hanya berfungsi sebagai perekat hubungan sosial masyarakat, melainkan juga sebagai faktor strategis dalam mendorong ketahanan dan keberlanjutan pengembangan desa wisata batik di tengah tantangan modernisasi dan perubahan sosial-ekonomi.

Referensi

Aji, R. R., & Faniza, V. (2022). Peran Modal Sosial dalam Pengembangan Komponen Pariwisata di Desa Wisata Pentingsari. Barista: Jurnal Kajian Bahasa Dan Pariwisata, 9(2), 47-59. https://doi.org/10.34013/barista.v9i02.703

Anggratyas, PAR (2025). Analisis Potensi Pengembangan Pariwisata Perkotaan Berbasis Situs Warisan Budaya Di Kota Mataram. Jurnal Pariwisata Bertanggung Jawab , 5 (1), 637-652.

Dona, E., Asengbaramae, R., Indriani, N., Muslim, I., & Karimi, K. (2025). Meningkatkan Ekonomi Lokal Melalui Pengembangan Industri Batik: Sebuah Studi Pengabdian di kampung batik giriloyo wukirsari Yogyakarta. JPKBP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1). https://creativecommons.org/licenses/by/4.0

Gideon. P. S. (2023). Collaborative Governance: Pengelolaan Desa Wisata Di Kalurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa STPMD" APMD").

Giriloyo Art. (2016, Februari 18). Sejarah Kampung Batik Tulis Giriloyo Bantul Yogyakarta. Sentra Batik Tulis Yogyakarta. https://sentrabatiktulisyogyakarta.com/sejarah-kampung-batik-tulis-giriloyo-bantul-yogyakarta/

Hardiyanti, N. T., & Rahmawati, F. (2022). Peran modal sosial dalam pengembangan usaha sentra Kampoeng Batik Jetis Sidoarjo. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(2), 117-128.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2021). Membangun Ekosistem Desa Wisata Bersama Komunitas. Kemenparekraf/Baparekraf RI. https://kemenpar.go.id/ragam-pariwisata/Membangun-Ekosistem-Desa-Wisata-Bersama-Komunitas

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2024). Mengenal Klasifikasi Desa Wisata Di Indonesia dalam ADWI. Kemenparekraf/Baparekraf RI. https://www.kemenparekraf.go.id

Kinanthi, M., Mayang, S., Norman, LCA, & Panggabean, MA (2024). Membangun Keberlanjutan Warisan Budaya: Kajian Pengembangan Wisata Dan Konservasi Warisan Budaya Kawasan Kotabaru Yogyakarta. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur , 11 (2), 180-197.

Laily, N. (2020). Teori Jaringan Sosial. Teori Sosial Empirik , 161.

Maharani, C. P., & Halim, C. (2023). Dari padi ke batik: perubahan sosial-ekonomi masyarakat Giriloyo, Bantul (1970-2006). Bandar Maulana: Jurnal Sejarah Kebudayaan, 28(1).

Maulidah, S., & Setiajid, S. (2021). Modal Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi Diskriptif Kualitatif di Desa Pandansari Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang). Unnes Political Science Journal, 5(2), 48-52. https://doi.org/10.15294/upsj.v5i2.48839

Muliasari, I. G. A. D. (2020). Daya Dukung Lingkungan Terkait Pengolahan Limbah Batik di Kampung Batik Giriloyo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. ATRIUM: Jurnal Arsitektur, 6(2), 131-139.

Nugraha, IGP (2021). Peran Modal Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata Serangan Denpasar Bali. Media Wisata , 19 (2), 179–185. https://doi.org/10.36276/mws.v19i2.8

Pawestri, P., & Irsyadillah, I. (2026). Modal Sosial Terhadap Kinerja Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Melalui Pendekatan Teori Putnam. Jurnal Pendidikan Komunikasi , 20 (1), 55-60.

Perdanakusuma. F. H., Ramadhani. D. P., Amelia. L., Asra. M. N., Rinaldo. M., Saputra. R. (2025). Strategi Pengembangan Industri Kreatif Kerajinan Batik Giriloyo Untuk Meningkatkan Daya Saing Pelaku Indistri Kerajinan Batik Giriloyo di Jawa Tengah . PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat , 4 (2), 443-446. https://doi.org/10.58222/pakdemas.v4i2.445

Rubiyanti, Y. (2020). Konsep Ecotourism Masa Transisi Pandemi Covid-19 di Desa Wisata Kerajinan Bambu Brajan Yogyakarta. LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior, 8(2), 39-47. https://doi.org/10.24821/lintas.v8i2.5202

Saepudin, E., Budino, A., Halimah, M. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 11(3), 227-234.

Susanti, A., & Izana, N. N. (2023). Bentuk dan Cara Kerja Modal Sosial dalam Menghadapi Era Ketidakpastian akibat Pandemi: Studi Kasus Desa Wisata Punten Kota Batu. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(2), 280-287. https://doi.org/10.23887/jish.v12i2.62029

Utami, V. Y. (2020). Dinamika Modal Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pada Desa Wisata Halal Setanggor: Kepercayaan, Jaringan Sosial Dan Norma. Reformasi, 10(1), 34-44.

Wibowo, A., Lestari, E. ., & Sugihardjo. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penguatan Modal Sosial dan Peran Stakeholder dalam Pembangunan Desa Wisata di Kabupaten Karanganyar . Jurnal Penyuluhan, 20(01), 149-164. https://doi.org/10.25015/20202446684

Widiyarti, D., & Pribowo, MGNA (2023). Modal Sosial Pramuwisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata Di Bengkulu Tahun 2023. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah , 17 (3), 239-258.

Zain, F., & Utomo, W. (2022). Pemetaan dan Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Dalam Perspektif Modal Sosial (Studi Kasus Industri Kreatif Kota Depok). In Seminar Nasional Riset Terapan, 11(1), pp. 369-377.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-08-19

Cara Mengutip

Sal Sabela, F., Nikmah, M., Tri Wijayanti, A. ., & Nasyita Rahman, R. . (2026). Peran Modal Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata Kampung Batik Giriloyo. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia, 6(1), 90-100. https://doi.org/10.52436/1.jishi.396