Analisis Karakter Perempuan dalam Film Horor Indonesia Tahun 2022-Juni 2025
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jishi.352Kata Kunci:
film horor, karakter, representasi perempuanAbstrak
Film horor mengalami pertumbuhan signifikan dengan jumlah produksi film yang pesat. Film horor menghadirkan tokoh perempuan untuk memerankan karakter tertentu. Fenomena ini menarik untuk diteliti karena film horor di Indonesia kerap memosisikan perempuan sebagai tokoh sentral, baik sebagai korban maupun sosok yang kuat dan menyeramkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk karakter perempuan dalam film horor Indonesia serta mengungkap peran yang melekat pada mereka. Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif dengan sifat nonreactive research terhadap 100 film horor Indonesia yang dipilih menggunakan teknik probability sampling, khususnya simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh perempuan dalam film horor Indonesia digambarkan secara beragam, mulai dari karakter lemah lembut, emosional, pemberani, hingga sosok keras kepala. Terdapat perbedaan dengan film horor pada tahun 90-an yang identik dengan unsur seks, komedi, dan kekerasan. Representasi perempuan dalam film horor Indonesia masih ada yang diposisikan dalam karakter rentan atau lemah, namun di sisi lain mulai muncul karakter yang berani, rasional, dan mampu mengambil keputusan. Hal ini menegaskan bahwa film horor tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mencerminkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap perempuan. Hal ini menegaskan bahwa film horor tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mencerminkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap perempuan.
Referensi
Annissa, L. W., & Adiprasetio, J. (2022). Ketimpangan Representasi Hantu Perempuan Pada Film Horor Indonesia Periode 1970-2019. ProTVF, 6(1), 21-42.
Aryanto, S. M., Krisnawati, E., & Herwandito, S. (2023). Representasi Perempuan tangguh Dalam film the princess (analisis semiotika John Fiske). Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(9), 1167-1172.
Ayuanda, W., Sidabalok, D., & Perangin-angin, A. B. (2024). Budaya Jawa dalam Film Primbon: Analisis Representasi Stuart Hall. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 7(2), 440–449 https://doi.org/10.33503/alfabeta.v7i2.143.
Azizah, N. (2022). Perempuan dalam Film Horor Indonesia dari Perspektif Psikologi. Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial Dan Budaya, 3(2), 129-142.https://doi.org/10.55623/ad.v3i2.127
BPI. (2025). Rekomendasi Strategis Penguatan Pusat Data Perfilman Nasional (PDPN). https://bpi.or.id/artikel-47-Rekomendasi_Strategis_Penguatan_Pusat_Data_Perfilman_Nasional_(PDPN)_.html
Bushmakin, A. G., & Cappelleri, J. C. (2022). Construct Validity and Criterion Validity. In A Practical Approach to Quantitative Validation of Patient?Reported Outcomes (pp. 151–249). https://doi.org/https://doi.org/10.1002/9781119376354.ch5
Debby, Y., Hartiana, T. I. P., Krisdinanto, Nanang. 2020. Desakralisasi Film Horor Indonesia dalam Kajian Reception Analysis. 4(1), 1-19. DOI: https://doi.org/10.24198/ptvf.v4i1.24171.
Desakralisasi. (2025). KBBI Daring. Diambil pada 27 Agustus 2025, dari https://kbbi.web.id/desakralisasi.
Fajriyah, N, M. (2022). Peran Publik Perempuan dalam Pandangan Fikih. NU Online. Diakses pada 17 September 2025, dari https://www.nu.or.id/opini/peran-publik-perempuan-dalam-pandangan-fikih-Eoyvg.
Febrian, J, S, & Salsabila, F, N. 2024. The Struggle Againts Patriarchal Culture for Gender Equality in Indonesia. Modern Diplomacy. https://moderndiplomacy.eu/2024/04/01/the-struggle-against-patriarchal-culture-for-gender-equality-in-indonesia/
Fitriyaningsih, N. A., Gusthini, M., & Asri, Z. A. (2025). Representasi Perempuan Dalam Terjemahan Film Barbie and Three Musketeers. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 5(1), 261-273.
Hafizh, M. A., & Pratiwi, R. Z. B. (2023). REPRESENTASI PEREMPUAN PADA FILM HOROR INDONESIA (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Dalam Film Inang Karya Fajar Nugros) (Doctoral dissertation, UIN Raden Mas Said Surakarta).
Hasan, Y., Wulan, R. R., & Nurhayati, I. K. (2025). Dekonstruksi Representasi Perempuan dari Sudut Pandang Sutradara Perempuan dalam Film YUNI. Jurnal Riset Komunikasi, 8(1), 67-84. https://doi.org/10.38194/jurkom.v8i1.1245
Himawan Pratista. 2017. Memahami Film edisi kedua. Kregan 037/02 Sanggarahan Wedomartani Ngemplak Sleman DIY: Montase Press.
Iswara, N. R., & Moerdisuroso, I. (2023). ANALISIS TEORI REPRESENTASI STUART HALL PADA'THE OLD GUITARIST'KARYA PABLO PICASSO. Academia.edu. Diakses pada 2 Juli 2025 dari https://www.academia.edu/112517599/ANALISIS_TEORI_REPRESENTASI_STUART_HALL_PADA_THE_OLD_GUITARIST_KARYA_PABLO_PICASSO
Larasati, A. W. (2021). Analisis Wacana Multimodal terhadap film Pengabdi Setan (2017) dan Perempuan Tanah Jahanam (2019). Universitas Gadjah Mada.
Larasati, A. W., & Adiprasetio, J. (2022). Ketimpangan representasi hantu perempuan pada film horor Indonesia periode 1970-2019. ProTVF, 6(1), 21-42. doi: https://doi.org/10.24198/ptvf.v6i1.36296
Lestari, W. (2021). Konstruksi Nilai Sosial Pendaki Gunung Melalui Mitos Pendakian (Studi Kasus: Gunung Prau) (Bachelor's thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Maabuat, A. A., Oxcygentri, O., & Rahman, K. A. (2025). REPRESENTASI PEREMPUAN SEBAGAI TOKOH PROTAGONIS DALAM FILM HOROR THAGHUT. Journal of Innovation Research and Knowledge,5(2),2137-2152.https://mail.bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/10717
Mubarrok, A. Z. (2024). REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM HOROR INDONESIA (STUDI SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE TERHADAP FILM PENGABDI SETAN 2 COMMUNION KARYA JOKO ANWAR) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).
Martono, Nanang dan Isnania, Rahma. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif: Survei, Analisis Isi, Analisis Data Sekunder. Depok: Rajawali Pers.
Nisa, F, N. (2023). Kenapa Sih Perempuan Selalu Dijadikan Objek di Film Hantu Indonesia?. Kompasiana. Diakses pada 29 Agustus 2025, dari https://www.kompasiana.com/nadyafikriatunnisa6748/6530599eedff7671cc3643d2/kenapa-sih-perempuan-selalu-dijadikan-objek-di-film-hantu-indonesia.
Nurhayati, E., & Prasetiyo, A. B. (2023). Representasi Gender Dalam Film Layla Majnun Karya Monty Tiwa. Telaga Bahasa, 10(1). https://doi.org/10.36843/tb.v10i1.300
Permatasari, S. D. R., & Widisanti, N. M. (2019). Hantu Perempuan sebagai “Produk Gagal” dalam Dua Film Horor Indonesia: Pengabdi Setan (2017) dan Asih (2018). Jurnal Wahana: Media Bahasa, Sastra, Dan Budaya Wahana, 25(1), 86–97. doi: https://doi.org/10.33751/wahana.v25i1.1220
Prasetyo, I. (2022). Para Perempuan di Jalur Setan. Espos.id. Diambil pada 29 Agustus 2025, dari https://news.espos.id/para-peremphan-di-jalur-setan-1388022.
Pratiwi, S., Fauziyyah, I. B., & Wahyudi, L. (2025). Menyingkap Representasi Perempuan Dan Simbol Agama Dalam Poster Film Horor Indonesia: Melampaui Stereotip. Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik Dan Wacana Seni Budaya Rupa, 16(2), 207–218. https://doi.org/10.33153/brikolase.v16i2.6594.
Purnamasari, G. N. (2025). Mengatasi Ketimpangan Gender dengan Keterlibatan Ayah di Budaya Patriarkis Indonesia. SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies, 5(1), 43-58. https://doi.org/10.30984/spectrum.v5i1.1400
Rifki, M., Sauri, S., Abdussalam, A., Supriadi, U., & Parid, M. (2022). Pengembangan karakter religius peserta didik berbasis keteladanan guru dalam pembelajaran PAI. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(001), 273-288. https://doi.org/10.30868/ei.v11i4.3597
Rizky, MY, & Stellarosa, Y. (2019). Preferensi Penonton Terhadap Film Indonesia. Communicare : Jurnal Ilmu Komunikasi , 4 (1), 15–34. https://doi.org/10.37535/101004120172.
Rosul, K. (2024, August). REPRESENTASI BUDAYA JAWA PADA FILM SEWU DINO. In Seminar & Conference Proceedings of UMT (pp. 120-123). http://dx.doi.org/10.31000/cpu.v0i0.12394.
Ruwaida, H., Fitriah, R., Khadijah, S., & Annajwa, T. (2025). PENGARUH FILM HOROR TERHADAP SENTIMEN TAKHAYUL MASYARAKAT. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 4(3), 1056-1073.
Sea, L. L. A. (2023). Analisa semiotika: Representasi perempuan dalam film horor di Indonesia (Skripsi Sarjana, Universitas Sebelas Maret). https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/111073/
Sholichah, I. M. A., Putri, D. M., & Setiaji, A. F. (2023). Representasi Budaya Banyuwangi Dalam Banyuwangi Ethno Carnival: Pendekatan Teori Representasi Stuart Hall. Education: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3 (2), 32–42.
Subhaktiyasa, Putu Gede. (2024). Evaluasi Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Kuantitatif: Sebuah Studi Pustaka. Journal of Education Research, 5(4), 2024, Pages 5599-5609.
Suriani, N., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau Dari Penelitian Ilmiah Pendidikan. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.55
Validnews.id. (2025). 2024, Tahun Emas Perfilman Indonesia. validnews.id. Diakses pada 21 Agustus 2025, dari https://validnews.id/kultura/tahun-emas-perfilman-indonesia.
Wardhani, M. K., Kom, S. I., Wardhani, M. K. M. K., Kom, S. I., & Kom, M. I. (2024). Simbolisme Agama Sebagai Protagonis Dalam Film Horor. Profilm Jurnal Ilmiah Ilmu Perfilman dan Pertelevisian, 3(1), 146-164. https://doi.org/10.56849/jpf.v3i1.53
Wijaya, F. R., Puspita, V., Kenny, K., & Sedharta, B. O. (2025). Haunting narratives: female entities and gender inequality in Indonesian horror films. Humanities and Social Sciences Communications, 12(1), 1-12.
Wijayanti, S. (2023). Pengemasan Karakter Perempuan di Film Horor Indonesia Terlaris Periode 2017-2022. Jurnal Mahardika Adiwidia, 3(1), 23-33. https://doi.org/10.36441/mahardikaadiwidi.v3i1.2001
Wiyaka, YB, & Kusuma, RS (2024). Representasi Perempuan Dalam Film Horor Para Betina Pengikut Iblis (Analisis Semiotika Roland Barthes). Program Studi Ilmu Komunikasi, Komunikasi dan Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses dari https://eprints.ums.ac.id/126466/.
Wulandari, R., & Sulistyani, H. D. (2024). RESISTENSI PEREMPUAN TERHADAP DOMINASI LAKI-LAKI DALAM FILM HOROR BERTEMA RELIGI “QORIN”. Interaksi Online, 13(1), 488-505.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/48802/32872
Zulafa, H. L. (2024). Analisis Penggunaan Elemen Visual Sebagai Representasi Budaya Jawa Di Film" Lara Ati". Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 7(1), 105-116. https://doi.org/10.30998/vh.v7i1.8525.










